Manfaat Kedelai Untuk Kecerdasan Anak dan Menopause

KedelaiHampir semua orang pasti mengetahui apa saja makanan yang diolah dengan menggunakan bahan dasar kedelai. Diantaranya tempe, susu kedelai ataupun bahan olahan lainnya. Tapi mungkin sebagian orang saja yang mengetahui bahwa kedelai dapat memperlambat menopause pada wanita.

Jika melihat kondisi usia wanita yang mengalami menopause adalah rata-rata ketika wanita memasuki usia 51 tahun bahkan bisa lebih awal. Namun, dengan rutin mengonsumsi kedelai tiap hari, menopause ini bisa terjadi di awal usia 60. Seperti yang pernah saya baca di nationalgeographic, bahwa "Kebiasaan mengonsumi kedelai atau produk olahannya sebanyak 50 hingga 90 miligram per hari  akan memperlambat gejala menopause”, hal tersebut disampaikan oleh dosen Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan IPB Made Setiawan.

Beliau juga mengatakan bahwa di Jepang, karena wanita rutin mengonsumsi kedelai, menopause baru terjadi ketika wanita memasuki usia 57 tahun ke atas.

Kandungan yang terdapat pada kedelai adalah protein yang kaya akan isoflavon (zat serupa dengan estrogen). Isoflavon ini mengandung antioksidan yang tinggi yang salah satu fungsinya memperlambat penuaan dini. Tak hanya itu, isoflavon pun ampuh mencegah penyakit yang trend di kalangan wanita saat ini, yaitu kanker payudara. Made menambahkan, "Penyakit lain yang juga berpengaruh adalah jantung, kanker prostat pada pria, diabetes, serta osteoporosis".

Melihat jenis kedelai hitam dan kuning, tidaklah menjadi persoalan, yang membedakannya hanya terletak pada kulitnya, sedangkan kandungan isoflavon di dalamnya tetap sama. Namun, berdasarkan penelitian, kedelai hitam lebih bagus karena kulitnya mengandung antioksidan yang tinggi.

Selain itu, Made Setiawan juga menjelaskan bahwa mitos mengkonsumsi kedelai dapat menyebabkan asam urat, mandul, atau yang lainnya, semua itu tidak benar. Bahkan dengan konsumsi tiap hari, akan bagus untuk ketahanan tubuh, pertumbuhan yang bagus pada anak, serta kecerdasan otak.

Kandungan lainnya yang terdapat pada kedelai adalah memiliki indeks gilkemik yang rendah yang bisa mengendalikan kadar gula darah, mempertahankan berat badan, serta menurunkan kolestrol, kedelai ini tidak bisa digunakan untuk mengganti karbohidrat atau kandungan gizi lainnya.

Jadi, mulailah mengkonsumsi kedelai sesuai kecukupan gizi dan kebutuhan tubuh kita. Semoga bermanfaat. (jf)

Referensi: nationalgeographic.

Artikel Lainnya di Blog Ini, Silahkan Baca :

0 komentar: