Tahapan, Karakteristik, dan Implementasi SAPK

Dalam penerapan Sistem Aplikasi Pelayanan Kepegawaian atau yang sering disebut SAPK, ada beberapa Tahapan, karakteristik dan implementasi pada sistem tersebut. Secara singkat dan sederhana dapat dijelaskan sebagai berikut.

TAHAPAN SAPK

  1. Melakukan identifikasi masalah didalam sistem informasi kepegawaian
  2. Perancangan sistem pelayanan kepegawaian dengan IT
  3. Membuat Online SAPK untuk Instansi Pusat/ BKD
  4. Membangun database kepegawaian (corporate database)
  5. Menyusun pedoman desain infrastruktur sistem komunikasi data
  6. Menyusun kode baku tabel referensi yang unified (seperti: Unit Organisasi, pengenal instansi, jabatan, pendidikan, dan sebagainya)
  7. Membangun dan Membuat Pedoman operasional Online SAPK yang komprehensif (seperti: Pengadaan, Kenaikan Pangkat, Mutasi, Pensiun, Hukuman Disiplin, dsb.)

KARAKTERISTIK SAPK

  • Sistem aplikasi layanan kepegawaian berbasis komputer yang terkoneksi dan terintegrasi sebagai standarisasi pelayanan dibidang kepegawaian
  • Penggunaan basis data kepegawaian baku
  • Penerapan klasifikasi baku tabel referensi
  • Pemanfaatan jaringan komunikasi data antara instansi dengan Badan Kepegawaian Nasional/ kantor BKN Regional, serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD)
  • SAPK bersifat modular programing, yang nantinya dapat dikembangkan oleh masing-masing instansi sesuai dengan kebutuhan.

IMPLEMENTASI SAPK

  • Penerapan SAPK di instansi berdampak pada mekanisme pelayanan kepegawaian (seperti: penetapan NIP, Pensiun, KP, dan mutasi lain)
  • Standarisasi/ format SK yang dapat dicetak tanpa menggunakan kertas khusus (pre-printed)
  • Hanya ada satu database kepegawaian yang menjadi rujukan. Setiap instansi pusat atau daerah dapat memiliki mirror database sesuai dengan kewenangannya.

Semoga bermanfaat (jf).

Artikel Lainnya di Blog Ini, Silahkan Baca :

0 komentar: